Mendidik Anak Menurut Islam - Anak adalah anugerah terindah yang pernah ada, kedatangannya sangat di nantikan oleh pasangan suami istri. Pengorbanan pun tak akan pernah lepas dari keduanya. Mulai dari masa kehamilan 9 bulan harus di tempuh dengan berbagai macam fase berat yang harus di lewati, tenaga, waktu, finansial, bahkan nyawa dipertaruhkan.
Anak juga bentuk amanah dari tuhan sebagai salah satu titipan yang harus di jaga dan membimbing pada jalan yang benar. Memberikan pengetahuan dan ilmu adalah bimbingan yang amat penting dan harus ia dapatkan untuk bekal dewasanya kelak.
![]() |
| Tips Mendidik Anak Menurut Ajaran dan Syari'at Islam |
Begitu besar peranan kita sebagai orang tua terhadap anak, bahkan bulan pun akan kita berikan agar anak bahagia, karena bagaimanapun juga sebuah pengorbanan akan lebih berarti jika kita berikan terhadap seseorang yang sangat kita sayang.
Bayi yang baru lahir mempunyai hati yang sangat bersih, pada waktu itu, ia siap dibentuk untuk menjadi apapun yang kita kehendaki. Jika kita bina dengan baik dan berdasarkan akhlak yang mulia maka kebahagiaan di dunia dan akhirat akan kita dapatkan. Namun, sebalikanya jika ia di giring kedalam keburukan, maka binasalah kita kelak waktu di akhirat. Untuk itulah mendidik Anak pada karakter diri seseorang yang beriman akan menambah kemuliaan kita dimata Tuhan.
Bahkan dalam Islam, mendidik anak adalah sesuatu yang sangat di anjurkan. Dengan memberikan pedoman hidup yang ber-akhlak dan berilmu serta yang mampu menemukan jati diri sebagai makhluk hidup yang sesuai kodratnya, yaitu sebagai “rahmat bagi alam semesta”, sehingga ia mampu membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Tarbiyah dalam islam adalah menuntun buah hati berdasarkan syaria’at islam ke dalam diri seseorang dengan akhlak yang ber-etika.
Jika kita ambil maknanya, Tarbiyah mempunyai arti sebagai berikut :
- Proses pengembangan dan bimbingan, meliputi jasad, akal, dan jiwa, yang dilakukan secara berkelanjutan, dengan tujuan akhir si anak didik tumbuh dewasa dan hidup mandiri di tengah masyarakat.
- Kegiatan yg disertai dengan penuh kasih sayang, kelembutan hati, perhatian, bijak, dan menyenangkan (tidak membosankan).
- Penyempurnakan fitrah kemanusiaan, memberi kesenangan dan kemuliaan tanpa batas sesuai syariat Allah SWT.
- Proses yg dilakukan dengan pengaturan yg bijak dan dilaksanakan secara bertahap dari yg mudah kepada yg sulit.
- Mendidik anak melalui penyampaian ilmu, menggunakan metode yg mudah diterima sehingga ia dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
- Kegiatan yg mencakup pengembangan, pemeliharaan, penjagaan, pengurusan, penyampaian ilmu, pemberian petunjuk, bimbingan, penyempurnaan, dan perasaan memiliki terhadap anak.
- Tarbiyah terdiri atas (1) Tarbiyah Khalqiyyat, yakni pembinaan dan pengembangan jasad, akal, jiwa, potensi, perasaan dengan berbagai petunjuk, dan (2) tarbiyah diiniyyat tahdzibiyyat, pembinaan jiwa dengan wahyu untuk kesempurnaan akal dan kesucian jiwa menurut pandangan Allah SWT. Sumber: Wikipedia
"Tidak wajar bagi seorang manusia yang Allah berikan kepadanya Al kitab, hikmah dan kenabian, lalu ia berkata kepada manusia, 'hendaklah kamu menjadi penyembahku, bukan penyembah Allah'. Akan tetapi(dia berkata),'hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani, karena kamu selalu mengajarkan Al kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya."(Al Imran:79)Berdasarkan firman Allah SWT diatas, bahwasanya seseorang yang mempunyai wawasan dan pengalaman haruslah menyampaikan sesuatu yang meluruskan dan mengajarkan ilmu dalam kelurusan dari apa yang telah ia pelajari dan dapatkan dari pengalaman tersebut.
“Wahai Orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka (yang) bahan bakarnya adalah manusia dan batu; dijaga oleh malaikat yang keras dan kasar, tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan.” (Q. S. At-tahrim:6)Dari ibnu Umar, Rasulullah bersabda:
“Masing-masing kalian adalah pemimpin. Masing-masing akan diminta pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Ketua negara adalah pemimpin yang akan dimintai petanggungjawabannya terhadap kepemimpinanannya, seorang lelaki adalah pemimpin dalam keluarganya dan akan dimintai pertanggungjawaban terhadap kepemimpinannya, wanita adalah pemimpin dalam rumah suaminya dan akan dimintai pertanggungjawaban terhadap kepemimpinannya, begitu pula pelayan adalah pemimpin terhadap harta tuannya dan akan dimintai pertanggungjawaban terhadap kepemimpinannya . Masing-masing kalian adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban terhadap kepemimpinannya. “(Muttafaq ‘Alaih)Jadi, wajiblah sebagai orang tua kita harus membimbing Anak kepada jalan yang baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun hubungannya dengan sang pencipta, dari sanalah ia akan mendapatkan ridho dan kemuliaan sebagai seorang hamba.
Bahkan pendidikan pun juga di contohkan oleh Baginda Besar Rasulullah Muhammad SAW, yang mampu merubah bangsa arab dari zaman kebodohan dimana penindasan, bobroknya akhlak dan hilangnya keimanan terjadi waktu itu kepada dunia yang islam dan mampu menciptakan kedamaian bermasyarakat dan akhlak yang mulia di sendi-sendi kehidupan.
Al-Qur’an adalah satu-satunya sumber keilmuan dan pengetahuan, berbagai macam wawasan bisa kita dapatkan di dalamnya. Sudah sepatutnya sebagai seorang muslim, kita harus tau tentang itu, tentang mengenai kebenaran islam yang mampu membentuk akhlak manusia yang lebih ber-etika.
Semua itu bisa kita aplikasikan langsung sebagai sarana pendidikan untuk Anak dan membentuk karakter yang “Rahmatalil Alamin”. Namun sayangnya tidak semua orang bisa memaparkan mengenai rahasia di balik ajaibnya Al-Qur’an yang mampu mencerdaskan kehidupan manusia.
Dan untuk itulah, izinkan kami untuk memperkenalkan sebuah Panduan praktis yang mampu mengungkap rahasia terbesar dan terpendam ribuan tahun lalu dari Al-Qur’an tentang bagaimana cara menjadi manusia cerdas serta mempunyai akhlak mulia, yang tidak banyak di bahas oleh intelektual islam dewasa ini. Inilah Buku “Panduan Praktis Ajaib Al-Qur’an Menjadi Manusia Cerdas”.
![]() |
| Buku Panduan Mendidik Anak yang Baik Menurut Islam |
Buku yang di tulis berdasarkan pemaparan dari berbagai intelektual psikologi dan intelektual islam dunia dan kemudian di kombinasikan sendiri dengan kajian penulis dan kemudia di kemas dalam bentuk Aplikasi Pembentukan Kecerdasan Manusia yang bisa di praktekan langsung oleh setiap keluarga muslim dalam membentuk pola fikir anak yang cerdas. Kajian rahasia Al-Qur’an yang luar biasa ini semuanya dikemas dengan bahasa yang lugas, sederhana dan mudah dimengerti oleh seiapa saja.
Subhanallah, Bunda, atas izin Allah, kini keagungan Al-Qur’an semuanya menjadi terang benderang bahwasanya ternyata Al-Qur’an sejak ribuan tahun yang lalu ternyata telah memberikan tuntunan lengkap untuk membentuk manusia yang cerdas serta berakhlak mulia, mulai sejak bayi hingga dewasa.
Anda bisa mencari tau mengenai informasi yang sangat luar biasa ini di halaman website saudara Dedhi Suharto selaku penulis buku ini, dan bunda bisa membaca testimoni dan review mengenai buku yang telah di terbitkan oleh beliau. Silahkan klik tombol di akhir postingan ini mengunjungi website Mendidik Anak Berdasarkan Al-Qur'an.
Semoga dari buku inilah, awal dari indahnya akhlak mulia berdasarkan pedoman islam yang telah dipaparkan dengan jelas di dalam Al-Quran.
Cukup sekian dari kami, semoga anak kita semua menjadi seseorang yang berguna, baik bagi keluarganya, agamanya, dan nusa bangsanya. Anak yang mampu membuat kita tersenyum bangga, dan mampu menuntun kita kedalam Surga Allah nan kekal.
Silahkan klik link berikut ini untuk mengetahui lebih jelas mengenai buku panduan yang original dari bpk. Dedhi Suharto, semoga bermanfaat :)

